• By admin
  • 27 Mei 2026
  • 00:08:26
  • Berita Dinas

SOSIALISASI PENCEGAHAN KEKERASAN PADA ANAK LINTAS SEKTORAL KABUPATEN BATU BARA, RABU s/d KAMIS 06 s/d 07 MEI 2026

Pemerintah Kabupaten Batu Bara melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) sukses menyelenggarakan kegiatan "Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Pada Anak Lintas Sektoral Kabupaten Batu Bara". Kegiatan yang berlangsung secara sinergis ini dilaksanakan selama dua hari, yakni pada Rabu dan Kamis, 06–07 Mei 2026.

Kegiatan ini dihadiri dan diikuti oleh berbagai unsur penting lintas sektoral, di antaranya Unit PPA Polres Batu Bara, Kejaksaan Negeri Kabupaten Batu Bara, Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, para narasumber ahli, serta jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Batu Bara. Sinergi ini menegaskan bahwa perlindungan anak adalah tanggung jawab kolektif yang memerlukan kerja sama dari seluruh elemen penegak hukum, pemerintah, dan masyarakat.

Dalam sambutan tertulis Sekretaris Daerah Kabupaten Batu Bara yang disampaikan pada acara tersebut, ditekankan bahwa anak merupakan amanah sekaligus karunia yang tidak ternilai harganya. Masa depan bangsa ini akan sangat ditentukan oleh generasi muda saat ini. Oleh karena itu, negara, pemerintah, keluarga, dan masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak-haknya secara utuh—termasuk hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, serta mendapatkan perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi.

Namun, kita tidak dapat menutup mata bahwa hingga saat ini kasus kekerasan terhadap anak masih menjadi persoalan serius yang harus ditangani secara komprehensif. Kekerasan tersebut, baik berupa kekerasan fisik, psikis, seksual, maupun penelantaran, tidak jarang justru terjadi di lingkungan terdekat anak yang seharusnya menjadi tempat paling aman bagi mereka. Dampak dari kekerasan ini tidak hanya dirasakan dalam jangka pendek, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi psikologis dan masa depan anak secara mendalam.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Batu Bara berharap dapat mengambil langkah-langkah strategis, antara lain:

Meningkatkan Kesadaran dan Pemahaman: Membangun kepedulian seluruh elemen masyarakat mengenai pentingnya perlindungan anak, serta memahami secara mendalam bentuk-bentuk kekerasan dan faktor penyebabnya.

Deteksi Dini dan Pencegahan: Mampu mengambil langkah-langkah pencegahan secara dini di lingkungan masing-masing demi memutus mata rantai kekerasan.

Optimalisasi Peran Keluarga dan Pendidikan: Menekankan pentingnya peran orang tua dalam memberikan pola asuh yang baik, komunikasi yang terbuka, serta kasih sayang yang tulus. Selain itu, mendorong dunia pendidikan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, ramah anak, dan responsif dalam melaporkan indikasi kekerasan.

Di samping fokus pada pencegahan kekerasan, dalam kesempatan ini Dinsos PPPA Kabupaten Batu Bara juga mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan unsur terkait untuk memperkuat kerja sama dalam pengisian aplikasi Evaluasi Mandiri Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2026.

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Batu Bara telah berhasil mendapatkan penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) dengan kategori Pratama selama dua kali berturut-turut. Dengan adanya komitmen, sinergi, dan kolaborasi yang semakin kuat dari seluruh pemangku kepentingan, diharapkan capaian indikator KLA kita dapat meningkat optimal menjadi kategori Madya di tahun ini.

Mari bersama-sama kita jadikan anak-anak di Kabupaten Batu Bara sebagai generasi yang kuat, cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya saing, demi mewujudkan masa depan Kabupaten Batu Bara yang jauh lebih maju, aman, dan bahagia.